Tiga Emiten Baru Bakal Catatkan Sahamnya Pekan Depan

Pada minggu keempat Januari 2022, terdapat tiga perusahaan yang akan melakukan pencatatan saham usai aksi penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO).

Ika Fatma Ramadhansari
Jan 21, 2022 - 12:07 PM
A-
A+
Tiga Emiten Baru Bakal Catatkan Sahamnya Pekan Depan

Karyawan melintas di dekat layar yang menampilkan logo Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Rabu (19/1/2022). Bisnis/Fanny Kusumawardhani

Bisnis, JAKARTA — Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat akan ada tiga perusahaan baru yang akan mencatatkan sahamnya pada pekan terakhir Januari 2022 di BEI setelah melalui proses penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO).

Ketiga calon emiten tersebut adalah PT Autopedia Sukses Lestari Tbk. (ASLC) akan mencatatkan saham pada Selasa (25/1), PT Net Visi Media Tbk. (NETV) akan melantai pada Rabu (26/1), dan PT Mitra Angkasa Sejahtera Tbk. (BAUT) yang akan melantai pada Jumat (28/1).

Berdasarkan propektus, ASLC yang merupakan calon emiten grup Adi Sarana Armada tersebut akan menerbitkan 2,54 miliar saham biasa atas nama atau 20 persen dari modal ditempatkan dan disetor setelah IPO.

Harga penawaran senilai Rp256, sehingga calon emiten ASLC tersebut akan mengantongi dana segar sebesar Rp652,61 miliar.

Adapun, masa penawaran umum akan berlangsung mulai Rabu (19/1) hingga hari ini Jumat (21/1). Tanggal penjatahan pada 21 Januari 2022, dan tanggal distribusi saham secara elektronik pada 24 Januari 2022.

Autopedia Sukses Lestari merupakan nama perusahaan yang baru diganti pada September 2021 lalu. Sebelumnya, perusahaan memiliki nama PT Adi Sarana Lelang.

Dalam prospektus disampaikan bahwa melalui perubahan nama, calon emiten ini akan menjalankan usaha di bidang perdagangan eceran kendaraan bekas baik secara online maupun offline, serta juga berperan sebagai perusahaan holding.

Selanjutnya calon emiten kedua yang akan melantai di bursa efek adalah perusahaan media yang mengelola NET TV. Pada prospektus disampaikan bahwa akan menawarkan sebanyak-banyaknya 765,30 juta saham. Jumlah tersebut mewakili 4,37 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.

Nilai nominal saham ditetapkan Rp100 dengan harga penawaran Rp190-Rp196 per saham. Dengan demikian, NET TV berpotensi meraup dana segar sebanyak-banyaknya Rp149,99 miliar dalam aksi korporasi ini.

NET TV juga akan menerbitkan saham baru sebanyak 5,93 miliar yang merupakan saham biasa atas nama dalam rangka pelaksanaan konversi.

Selanjutnya, NET TV juga menyetujui Program Opsi Kepemilikan Saham kepada Manajemen dan Karyawan (Management and Employee Stock Option Plan - MESOP) dengan jumlah sebanyak-banyaknya 703,59 juta saham atau 2,91 persen dari modal disetor dan ditempatkan penuh setelah IPO.

Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek adalah PT NH Korindo Sekuritas dan penjamin emisi efek akan ditentukan kemudian. Masa penawaran disampaikan berlangsung pada 19 Januari 2022 – 24 Januari 2022, tanggal penjatahan pada 24 Januari 2022, dan tanggal distribusi pada 25 Januari 2022.

Selanjutnya, calon emiten distributor baut Mitra Angkasa Sejahtera dalam prospektus menawarkan hingga 1,45 miliar saham dalam aksi IPO atau 30,21 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh.

Harga penawaran selama masa bookbuilding pada 4 Januari-10 Januari 2022 sebesar Rp100 - Rp110 per saham. Dengan demikian, BAUT berpotensi meraih dana segar hingga Rp159,5 miliar dalam aksi korporasi ini. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek PT UOB Kay Hian Sekuritas.

Masa penawaran disampaikan berlangsung mulai hari ini, Jumat 19 Januari 2022 – 26 Januari 2022, tanggal penjatahan pada 26 Januari 2022, dan tanggal distribusi saham dan waran seri I secara elektronik pada 27 Januari 2022.

Editor: Emanuel Berkah Caesario

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar