Timbulkan Polemik, Wacana Luhut Soal Pajak Motor BBM Naik

Wacana pajak sepeda motor berbasis BBM naik dari Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menimbulkan pro kontra dari pemain industri.

Redaksi

25 Jan 2024 - 18.33
A-
A+
Timbulkan Polemik, Wacana Luhut Soal Pajak Motor BBM Naik

Menteri Koordinator Bidang Investasi dan Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan./BISNIS

Bisnis, JAKARTA - Wacana pemerintah mengerek pajak kendaraan konvensional atau internal combustion engine (ICE) berbahan bakar minyak (BBM) disebut dapat berdampak positif terhadap kinerja penjualan sepeda motor berbasis listrik.

Berdasarkan data  Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli), per Januari 2024, sudah ada lebih dari 75.000 unit motor listrik yang beredar di Indonesia. Jumlah tersebut meningkat signifikan dibandingkan dengan 2020 lalu yang hanya ratusan unit.

Di sisi lain, populasi motor berbasis ICE, Korlantas Polri mencatat jumlah populasi kendaraan bermotor di Indonesia yang aktif sampai periode 9 Februari 2023 mencapai 153.400.392 unit. Dengan penjualan per tahun berkisar 6,4 juta unit.

Sekretaris Aismoli Abdullah Alwi mengatakan jika pajak motor BBM naik berdampak positif terhadap sosialisasi dan pertumbuhan kendaraan bermotor listrik. Menurutnya, yang lebih utama yang mengejar rencana umum energi nasional (RUEN). Target pemerintah menurunkan 29.1% penggunaan BBM salah satunya meningkatkan pertumbuhan roda dua berbasis listrik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Rinaldi Azka
Anda belum memiliki akses untuk melihat konten

Untuk melanjutkannya, silahkan Login Di Sini

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.