Timpang Surplus Gas Bumi Kian Panjang

Progres proyek migas yang memproduksi gas bumi dengan volume besar di sejumlah daerah belakangan juga kian cepat bahkan beberapa sudah beroperasi komersial (onstream). Tak ayal lagi, otoritas hulu migas harus mencari akal untuk meningkatkan jumlah pengguna atau offtaker gas di industri hilir.

Stepanus I Nyoman A. Wahyudi

27 Nov 2023 - 13.07
A-
A+
Timpang Surplus Gas Bumi Kian Panjang

Pertamina EP Cepu telah menyelesaikan tahapan completion yang merupakan proses pemasangan tubing (pipa produksi) beserta seluruh kelengkapannya. Sejauh ini, Proyek JTB yang dioperatori PEPC mencapai 17.391.921 Jam Kerja Selamat. Istimewa - Pertamina

Bisnis, SURABAYA — Produksi gas bumi yang diyakini bakal terus meningkat, sementara serapan di dalam negeri masih belum mapan membuat potensi surplus komoditas energi itu kian melebar. 

Berkaca pada data penghitungan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), konsumsi gas pasar domestik per awal Juni 2023 baru mencapai 68 persen dengan total gas yang disalurkan sebesar 5.474 BBtud.

Di sisi lain, secara nasional Indonesia memiliki sumber daya energi yang melimpah ruah, termasuk gas bumi dengan cadangan terbukti yang mencapai sekitar 41,62 triliun kaki kubik (Tcf). Selain itu, Indonesia juga masih memiliki 68 cekungan potensial yang belum tereksplorasi.

Mengacu pada Neraca Gas Indonesia 2022—2030, Indonesia diyakini mampu memenuhi kebutuhan gas dalam negeri dari lapangan migas yang ada. Dalam 10 tahun ke depan, Indonesia bahkan diperkirakan mengalami surplus gas hingga 1.715 juta standar kaki kubik per hari (MMscfd) yang berasal dari sejumlah proyek potensial.

Editor: Ibeth Nurbaiti
Anda belum memiliki akses untuk melihat konten

Untuk melanjutkannya, silahkan Login Di Sini

Kembali ke Atas
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.