Titan Infra Energy Taati Peraturan, Izin Usaha hingga Lingkungan

Terkait dengan program tanggung jawab sosial atau corporate social responsibility (CSR), dia memastikan secara berkelanjutan melaksanakan program untuk masyarakat di wilayah kegiatan usaha.

Redaksi

16 Nov 2023 - 17.23
A-
A+
Titan Infra Energy Taati Peraturan, Izin Usaha hingga Lingkungan

Aktivitas penambangan batu bara di Tambang Air Laya, Tanjung Enim, Sumatra Selatan, Minggu (3:3:2019).:Bisnis/Felix Jody Kinarwan

Bisnis, PALEMBANG – PT Servo Lintas Raya (SLR) dan PT Swarnadwipa Dermaga Jaya (SDJ) menyatakan telah mengikuti semua regulasi pertambangan yang telah ditetapkan pemerintah.

Dua anak usaha Titan Infra Energy ini bergerak di bidang jasa pertambangan, khususnya angkutan batu bara, mulai dari mulut tambang batu bara sampai dengan pelabuhan sejak 2013.

External Relation Manager PT SLR dan PT SDJ, Yayan Suhendri menjelaskan sejak 2016-2017, Titan Infra Energy selesai memperbaiki jalan, peninggian jalan, dan jembatan.

Menurutnya, jalan khusus angkutan batu bara sepanjang 113 kilometer dengan lebar 14 meter tersebut menghubungkan transportasi batu bara yang berada di Kabupaten Lahat, Muara Enim, menuju pelabuhan SDJ di Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Jalan khusus angkutan batu bara itu, melintasi 52 desa pada 11 kecamatan di empat kabupaten.

“Sebelum membuka usaha tentunya, kami sudah melakukan tahapan sesuai ketentuan pemerintah dari berbagai aspek, baik perizinan usaha sampai dengan lingkungan hidup,” papar Yayan dalam keterangan pers, Jumat (3/11/2023).

Dia menjelaskan, sesuai lampiran III Peraturan Menteri ESDM No. 5 tahun 2021 tentang Standar Kegiatan Usaha dan Produk pada Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral, ada banyak sekali kegiatan yang dapat dilakukan oleh suatu perseroan yang memiliki izin usaha jasa pertambangan (IUJP) selain untuk melakukan pekerjaan pengupasan lapisan (stripping) batuan/tanah penutup.

Adapun ruang lingkup kegiatan yang dapat dilakukan oleh pemegang IUJP, antara lain melakukan penyelidikan umum, eksplorasi, studi kelayakan, konstruksi pertambangan, pengangkutan, lingkungan, reklamasi pascatambang, serta keselamatan pekerja dan penambangan.

Menurut Yayan, proses yang dimulai dari survei sampai dengan penggalian batu bara dilakukan sesuai regulasi yang diberlakukan pemerintah.“Semuanya diawasi oleh pemerintah, jadi tidak memungkinkan untuk terjadinya pelanggaran,” ujar dia.

Yayan juga mengungkapkan bahwa SLR dan/atau SDJ selalu mengutamakan kegiatan usaha yang berbasis ketaatan terhadap seluruh ketentuan peraturan yang berlaku, termasuk apabila terdapat perubahan-perubahan peraturan yang berlaku, baik untuk perizinan berusaha dan perizinan terkait lingkungan hidup.

“Tentunya, pengawasan dan pembinaan secara berkala dari badan pemerintah yang berwenang demi kepentingan seluruh stakeholders terhadap perusahaan dilakukan optimal,” papar dia.

Terkait dengan program tanggung jawab sosial atau corporate social responsibility (CSR), dia memastikan secara berkelanjutan melaksanakan program untuk masyarakat di wilayah kegiatan usaha.

Selama 2023 saja, SLR dan SDJ telah merealisasikan sebanyak 76 kegiatan pembagian program CSR kepada masyarakat di empat kabupaten yaitu Lahat, Muara Enim, PALI, dan Banyuasin. Bantuan yang diberikan antara lain berupa pembangunan gorong-gorong, penyediaan spanduk himbauan kamtibmas, pemberian benih padi dan pupuk, serta bantuan beras.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Rayful Mudassir

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.