Free with Login

Titik Terang Divestasi Saham Vale (INCO)

Kendati tidak secara gamblang menyebutkan besaran harga saham yang disepakati, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif memastikan bahwa harga pelepasan saham INCO tersebut berada di bawah harga pasar saat ini.

Tim Redaksi

16 Feb 2024 - 20.01
A-
A+
Titik Terang Divestasi Saham Vale (INCO)

Kantor PT Vale Indonesia Tbk. di Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Perlahan tapi pasti, Vale berhasil melewati sejumlah tahapan untuk bisa mendapatkan perpanjangan kontrak izin pertambangan, yang nantinya akan beralih status dari kontrak karya (KK) menjadi izin usaha pertambangan khusus (IUPK). Foto: vale.com

Bisnis, JAKARTA — Kepastian mengenai keputusan divestasi saham PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) sebagai salah satu syarat perpanjangan kontrak tambang nikel perusahaan asal Brasil itu di Tanah Air akhirnya menemukan titik terang.

Kesepakatan harga 14% saham yang menjadi tahapan penting dalam proses transaksi sisa kewajiban divestasi INCO tersebut tinggal menyelesaikan proses administrasi saja. 

Dengan kata lain, negosiasi antara pemerintah melalui PT Mineral Industri Indonesia (Persero) atau MIND ID dan para pemegang saham INCO, yakni Vale Canada Limited dan Sumitomo Metal Mining Co. Ltd. sudah mencapai kata sepakat.

Kendati tidak secara gamblang menyebutkan besaran harga saham yang disepakati, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif memastikan bahwa harga pelepasan saham INCO tersebut berada di bawah harga pasar saat ini. “Sudah deal atas harganya. Sesuai dengan proporsi saham yang dilepas. Kepalanya tetap Rp3.000 [per saham],” ujar Arifin, Jumat (16/2/2024).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Ibeth Nurbaiti
Anda belum memiliki akses untuk melihat konten

Untuk melanjutkannya, silahkan login terlebih dahulu

BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.