Titik Terang Ketidakpastian JETP ‘Suntik Mati’ PLTU Batu Bara

Rencana strategis pensiun dini PLTU batu bara dengan total kapasitas 5 GW yang ada di rancangan dokumen perencanaan dan kebijakan investasi komprehensif atau comprehensive investment and policy plan (CIPP) Just Energy Transition Partnerhip (JETP) sebelumnya, kini sudah tidak ada lagi alias dihapus.

Ibeth Nurbaiti

2 Nov 2023 - 12.13
A-
A+
Titik Terang Ketidakpastian JETP ‘Suntik Mati’ PLTU Batu Bara

Ilustrasi pembiayaan hijau. Sumber: Canva

Bisnis, JAKARTA — Ketidakpastian komitmen pendanaan dari kemitraan Just Energy Transition Partnership (JETP) yang diharapkan dapat mempercepat transisi energi di Indonesia melalui program pensiun dini PLTU batu bara kian jelas.

Lewat rancangan dokumen perencanaan dan kebijakan investasi komprehensif atau comprehensive investment and policy plan (CIPP) Just Energy Transition Partnerhip (JETP) yang dibuka untuk publik itu, Rabu (1/11/2023), rencana strategis pensiun dini pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batu bara dengan total kapasitas 5 gigawatt (GW) yang ada di rancangan sebelumnya, kini sudah tidak ada lagi alias dihapus.

Padahal, Indonesia disebut-sebut telah siap untuk menjalankan berbagai program percepatan transisi energi, bahkan pemerintah telah menyiapkan sejumlah PLTU yang akan disetop operasionalnya melalui pendanaan tersebut.

Baca juga: Mencari Dana Jumbo Transisi Energi di Tengah Ketidakpastian JETP

Editor: Fatkhul Maskur
Anda belum memiliki akses untuk melihat konten

Untuk melanjutkannya, silahkan Login Di Sini

Kembali ke Atas
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.