Free with Login

Titik Tumpu Indonesia Jadi Pemain Utama Penyimpanan Karbon

Sebagai titik tumpu pengembangan fasilitas penangkapan dan penyimpanan karbon (carbon capture and storage/CCS) di dalam negeri, pemerintah akhirnya menerbitkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Penangkapan dan Penyimpanan Karbon.

Stepanus I Nyoman A. Wahyudi & Ibeth Nurbaiti

1 Feb 2024 - 19.01
A-
A+
Titik Tumpu Indonesia Jadi Pemain Utama Penyimpanan Karbon

Presiden Joko Widodo atau Jokowi resmi meneken beleid yang mengatur khusus ihwal penyelenggaraan kegiatan penangkapan dan penyimpanan karbon atau carbon capture and storage (CCS). Foto Bisnis

Bisnis, JAKARTA — Komitmen pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai pemain utama penyimpanan karbon setidaknya di kawasan Asia Tenggara kian kuat, meskipun masih banyak aral yang harus dilewati untuk mewujudkan hal tersebut.

Besarnya potensi penyimpanan karbon di Tanah Air menjadi peluang bisnis dan investasi baru yang signifikan dari sektor hulu minyak dan gas bumi (migas), terlebih di tengah tuntutan transisi energi dan pengurangan emisi.

Sebagai titik tumpu pengembangan fasilitas penangkapan dan penyimpanan karbon (carbon capture and storage/CCS) di dalam negeri, pemerintah akhirnya menerbitkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Penangkapan dan Penyimpanan Karbon pada 30 Januari 2024. 

Sebelumnya, pemerintah juga telah menerbitkan Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 2 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Penangkapan dan Penyimpanan Karbon, Serta Penangkapan, Pemanfaatan, dan Penyimpanan Karbon pada Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Ibeth Nurbaiti
Anda belum memiliki akses untuk melihat konten

Untuk melanjutkannya, silahkan login terlebih dahulu

BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.