Free

Top 10 Bank Nasional dengan Dana Murah Paling Tebal

Kalangan perbankan berlomba memupuk porsi dana murah guna memenangkan persaingan dalam penyaluran kredit berbunga rendah di tengah tren kenaikan suku bunga saat ini. Lantas, siapa saja bank dengan porsi dana murah atau CASA terbesar saat ini?

Emanuel Berkah Caesario

26 Sep 2022 - 17.01
A-
A+
Top 10 Bank Nasional dengan Dana Murah Paling Tebal

Ilustrasi tabungan. Sumber: Canva.

Bisnis, JAKARTA – Perbankan terus memupuk porsi current account savings account (CASA) alias dana murah yang diperoleh dari giro dan tabungan, meski imbal hasil yang diberikan tidak besar jika dibandingkan dengan dana mahal deposito berjangka.

Untuk skala 10 bank besar secara aset di Indonesia, misalnya, perbankan mampu mengantongi dana murah sebesar Rp3.496 triliun sampai dengan Juli 2022. Dana murah tersebut tumbuh 14,06 persen secara tahunan (year-on-year/ YoY) dari sebelumnya bernilai Rp3.065 triliun.

Apabila perbankan ingin kompetitif dalam menyalurkan kredit, maka mereka harus mampu merebut dana masyarakat dengan beban biaya atau cost of fund yang rendah atau dengan cara bisa mendapatkan CASA yang besar.

Baca Juga: Perjuangan Berat Bank Mempertebal Porsi Dana Murah

Adapun, per Agustus 2022, Bank Indonesia mencatatkan penyaluran kredit oleh perbankan tumbuh 10,3 persen YoY menjadi Rp6.155,9 triliun. Pada saat yang sama, total dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 8,2 persen YoY Rp7.354,7 triliun. 

Pertumbuhan DPK terutama ditopang oleh CASA, masing-masing yakni tabungan tumbuh 10,6 persen YoY menjadi Rp2.533,7 triliun dan giro tumbuh 17,7 persen YoY menjadi Rp2.083,9 triliun. Sementara itu, deposito berjangka hanya tumbuh 0,1 persen YoY menjadi Rp2.737,1 triliun.

Data pertumbuhan DPK perbankan berdasarkan valuta. Bank Indonesia secara rutin menerbitkan analisis perkembangan uang beredar per bulan yang salah satu isinya menampilkan perkembangan pertumbuhan DPK. Data ini bersifat sementara dan relatif berbeda dengan data yang disampaikan OJK. Sumber: Analisis Perkembangan Uang Beredar (M2) - Agustus 2022, Bank Indonesia.

Sebagai bank dengan aset terbesar di Indonesia pada paruh pertama 2022, posisi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) untuk penempatan dana murah berada di urutan ketiga per Juli 2022. 

Sampai dengan Juli 2022, CASA yang dimiliki BBRI tumbuh 11,23 persen YoY dari Rp658,67 triliun menjadi Rp732,65 triliun.

Lantas, siapa bank jumbo di Indonesia yang memiliki dana murah tertinggi per Juli 2022?

Dihimpun dari laman masing-masing perbankan, berikut ini 10 daftar bank jumbo di Indonesia dengan dana murah tertinggi per Juli 2022:

 

BCA

Bank swasta terbesar di Indonesia, yaitu PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) menjadi bank yang memiliki dana murah berupa giro dan tabungan terbesar di Tanah Air per posisi Juli 2022. Emiten bersandi saham BBCA itu memiliki CASA senilai Rp822,24 triliun, atau naik 17,03 persen YoY dari sebelumnya bernilai Rp702,6 triliun.

 

Bank Mandiri

Posisi kedua ditempati oleh bank pelat merah, yakni PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) yang mengantongi dana murah senilai Rp768,09 triliun, atau tumbuh 11,82 persen YoY dari Rp686,89 triliun pada Juli 2021.

 

BRI

Bank dengan dana murah terbesar lainnya diisi oleh BRI, yakni sebesar Rp732,65 triliun per Juli 2022. Bank yang berfokus pada sektor UMKM sebagai backbone utama bisnis perseroan mengalami kenaikan CASA sebesar 11,23 persen YoY dari semula bernilai Rp658,67 triliun.

 

BNI

Selanjutnya, dana murah yang dimiliki PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) juga terpantau tumbuh 5,79 persen YoY. Perolehan dana murah tersebut naik dari Rp443,45 triliun menjadi Rp469,13 triliun.

 

Bank CIMB Niaga

Berikutnya, PT Bank CIMB Niaga Tbk. (BNGA) menjadi bank dengan perolehan dana murah terbesar kelima pada posisi Juli 2022. BNGA mampu memperoleh dana murah sebesar Rp153,7 triliun, tumbuh 14,52 persen YoY dari Rp134,21 triliun.

 

BSI

PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) atau BSI menempati posisi keenam bank dengan dana murah terbesar per Juli 2022. Bank syariah terbesar di Indonesia memiliki dana murah mencapai Rp148,02 triliun, atau naik 23,29 persen YoY dari semula Rp120,05 triliun.

 

BTN

Lalu, ada PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) tercatat memiliki dana murah yang tumbuh 31,41 persen YoY. Nilai itu tumbuh dari Rp106,53 triliun menjadi Rp139,99 triliun.

 

Bank Permata

PT Bank Permata Tbk. (BNLI) menempati urutan kedelapan bank dengan perolehan giro dan tabungan terbesar di Tanah Air. Dana murah Bank Permata tumbuh 24,70 persen YoY, dari semula Rp81,34 triliun menjadi Rp101,43 triliun.

 

Bank OCBC NISP

Mengekor di belakang Bank Permata, dana murah milik PT Bank OCBC NISP (NISP) juga terpantau naik 33,36 persen YoY. Alhasil, perseroan memiliki CASA sebesar Rp98,74 triliun, dari sebelumnya bernilai Rp74,04 triliun.

 

Bank Panin

Posisi kesepuluh ditempati oleh PT Bank Pan Indonesia Tbk. (PNBN) atau Bank Panin. Bank dengan sandi saham PNBN ini mengalami pertumbuhan CASA sebesar 8,26 persen YoY. Dana murah yang dimiliki perseroan naik dari semula Rp57,24 triliun menjadi Rp61,97 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Emanuel Berkah Caesario

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.