Free

Top 5 News: Jaminan Mudik Aman hingga Cuan Ritel Jelang Lebaran

PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) mencatat jumlah kendaraan yang meninggalkan wilayah Jabodetabek pada H-7 sampai dengan H-5 Lebaran 2024 sudah mencapai 551.876 kendaraan.

Tim Redaksi

7 Apr 2024 - 06.30
A-
A+
Top 5 News: Jaminan Mudik Aman hingga Cuan Ritel Jelang Lebaran

Ilustrasi mudik./Bisnis

Bisnis, JAKARTA – Pemerintah mengeklaim telah menyiapkan sejumlah antisipasi seperti rekayasa lalu lintas, memastikan kemantapan infrastruktur jalan nasional dan tol, hingga langkah mitigasi cuaca di tengah puncak musim hujan.

Menurut Survei Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan (Kemenhub) 2024, pergerakan nasional periode Lebaran 2022 sejak 3 tahun lalu terus menanjak. Pada saat pandemi 2022, pergerakan periode Lebaran mencapai 85,5 juta, lalu meningkat 123,8 juta pada 2023, dan diproyeksikan mencapai 193,6 juta pada tahun ini.

Tantangan cuaca menjadi perhatian khusus mengingat sejumlah bencana alam telah menyebabkan kerusakan infrastruktur di beberapa titik. Pada Rabu (3/4) malam, ruas tol Bocimi KM 64 ke arah Sukabumi longsor sehingga tidak maksimal untuk dilalui pemudik.

Selain longsor di ruas tol, sejumlah jalan nasional di sepanjang jalur pantura kerap rawan banjir, sedangkan jalur tengah dan pansela rawan longsor sehingga berpotensi menimbulkan kemacetan panjang. Di sektor moda laut dan udara, potensi cuaca ekstrem harus segera diantisipasi sedini mungkin demi keselamatan dan kelancaran.

Juru Bicara Kementerian PUPR Endra S Atmawidjaja mengatakan Pemerintah menjamin keamanan infrastruktur jalan tol baik yang telah beroperasi penuh maupun fungsional dan jalan nasional aman dilintasi para pemudik. 

Selain itu, Kementerian PUPR juga telah memetakan dan mengatasi titik rawan longsor. 

Di sisi lain, Penjualan ritel diproyeksi mencatatkan kinerja positif karena terdongkrak momentum Ramadan dan Lebaran pada tahun ini.

Momentum Ramadan dan Lebaran tahun ini diyakini bakal membawa berkah bagi peritel. Pasalnya, penjualan ritel diproyeksikan tumbuh 15%-30% pada momen Lebaran kali ini.

Asosiasi ritel memprediksi tingginya potensi perputaran uang selama periode Ramadan dan Lebaran 1445H/2024 akan berdampak positif pada sektor ritel dalam negeri.

Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja mengatakan rerata tingkat kunjungan ke pusat perbelanjaan pada momen Ramadan dan Idulfitri 2024 akan jauh lebih tinggi dibandingkan tahun lalu.

“Diprediksi akan lebih tinggi dari tahun lalu, diperkirakan akan terjadi peningkatan sekitar 15% hingga 20% dibandingkan dengan tahun lalu,” ujarnya saat dihubungi Bisnis, Sabtu (6/4/2024).

Dia menuturkan salah satu faktor yang mendukung peningkatan tersebut yakni membaiknya ekonomi nasional usai Pemilu 2024 yang relatif kondusif.

Dua cuplikan berita tersebut merupakan bagian dari berita pilihan Bisnisindonesia.id yang disajikan secara analitik dan mendalam, berikut lengkapnya.

1. Jaminan Pemerintah Jalur Mudik Aman Dilalui di Tengah Cuaca Ekstrem

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menambahkan longsor pada jalan Tol Bocimi seksi 2 pada KM 64+600 A dari arah Jakarta menuju Sukabumi tersebut diduga bukan karena adanya gerakan tanah melainkan murni akibat dari curah hujan yang tinggi.

Kementerian PUPR tengah berupaya melakukan perbaikan secara temporer dalam 3 hari ke depan demi kelancaran arus mudik Lebaran. Setelah Lebaran, pihaknya akan memperbaiki jalan tol itu secara permanen.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menuturkan masifnya pergerakan masyarakat selama mudik Lebaran 2024 menunjukkan tren pemulihan mobilitas yang semakin baik pascapandemi.

Tingginya pergerakan masyarakat, lanjutnya, juga mengindikasikan naiknya kepercayaan diri masyarakat untuk bepergian. 

“Kalau mudik bisa dilaksanakan secara baik dengan jumlah pergerakan yang besar, bisa membuat perekonomian di daerah bagus,” ucapnya. 

Untuk menjaga keandalan infrastruktur jalan selama arus mudik dan balik Lebaran 2024, pihaknya telah berkoordinasi dengan kepolisian di daerah untuk memetakan titik-titik potensial longsor baik pada jalan tol, non-tol, maupun jalur kereta api. Kemenhub juga telah menyiagakan tim cepat tanggap untuk mempercepat penanganan longsor.

2. Taktik ASDP Hadapi Puncak Arus Mudik di Pelabuhan Merak

Pelabuhan Merak, Banten akan menjadi salah satu titik pusat arus mudik Lebaran 2024. Selaku stakeholder pelabuhan, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyiapkan sejumlah taktik menghadapi puncak arus mudik yang diprediksi terjadi pada Sabtu (6/4/2024) dan Minggu (7/3/2024) atau H-4 dan H-3 Lebaran.

Direktur Komersial dan Pelayanan ASDP M Yusuf Hadi mengaku telah melakukan mitigasi menghadapi arus mudik Lebaran 2024 dengan meningkatkan kapasitas penampungan di pelabuhan.

Kini, lanjutnya, Pelabuhan Merak dapat menampung hingga 6.026 kendaraan kecil, atau meningkat 500 unit dari tahun lalu. Dermaga 2 pelabuhan yang menghubungkan antara Pulau Jawa dan Sumatra ini juga telah selesai ditingkatkan kapasitasnya dari 3.000 GRT menjadi 10.000 GRT sehingga memungkinkan untuk kapal besar bersandar.

Alhasil, kapasitas angkut kapal pun juga naik menjadi 31.299 kendaraan kecil dibandingkan realisasi tahun sebelumnya sebesar 30.463 unit kendaraan kecil.

“Tahun ini ASDP bisa memanfaatkan lahan pelabuhan Indah Kiat yang bersebelahan persis dengan dermaga 7 pelabuhan Merak untuk menjadi kantong parkir. Alhamdulillah atas ijin Pelindo, kita bisa buat tembusan ke Indah Kiat. Jadi ketika Merak terpantau padat, bisa dialirkan menuju kantong parkir Indah Kiat dengan daya tampung mencapai 300 unit kendaraan," ujar Yusuf dalam keterangannya, dikutip Sabtu (6/4/2024).

Jika dibandingkan dengan Lebaran 2023, kapasitas pelabuhan Merak naik 5%. Tak hanya itu, kapasitas kapal meningkat hingga 2%.

3. Menilik Alasan Wilayah Bogor Sangat Diminati Para Pencari Rumah

Dalam beberapa tahun terakhir, permintaan hunian di Bogor mengalami kenaikan permintaan yang juga mengerek pada harga hunian. Berdasarkan laporan Flash Report Rumah123, Bogor mengalami kenaikan harga hunian tertinggi di Jabodetabek hingga 6,4%, disusul Tangerang 2,6%, Bekasi 1,9%, Depok dan Jakarta 1,4%. 

Head of Research Rumah123 Marisa Jaya mengatakan kota Bogor ini memiliki selisih pertumbuhan harga tertinggi di atas inflasi tahunan di kawasan Jabodetabek, yakni 3,4%. Sementara kota lain di Indonesia dengan selisih pertumbuhan harga tertinggi di atas inflasi tahunan pada bulan ini adalah Denpasar 19,3% dan Medan 1,3%. 

Menurutnya, Bogor unggul di wilayah Jabodetabek karena semakin menarik bagi para investor properti untuk meraih keuntungan jangka panjang. 

Kota ini juga semakin diminati sebagai tempat tinggal utama karena minat yang tinggi terhadap proyek-proyek hunian yang dikembangkan sejumlah pengembang terkemuka. 

“Permintaan akan hunian di Bogor pun turut dipengaruhi preferensi masyarakat akan hunian dengan harga yang lebih terjangkau, lingkungan yang lebih asri dengan akses mudah ke pusat kota. Ini menjadikan Bogor pilihan yang ideal bagi mereka yang mencari keseimbangan antara hidup perkotaan dan keasrian alam,” ujarnya dalam Flash Report, Sabtu (6/4/2024). 

4. Kinerja Keuangan, Target Bisnis, dan Rekomendasi Saham ANTM

Setelah mengalami lonjakan kinerja yang tajam sepanjang 2021-2022 lalu, kinerja emiten pertambangan logam PT Aneka Tambang Tbk. mulai melemah pada 2023 lalu. Meski begitu, hal ini tidak serta merta menyurutkan prospek bisnis dan sahamnya dalam jangka panjang. 

Emiten berkode saham ANTM ini melaporkan pendapatan sebesar Rp41 triliun sepanjang 2023, turun 10,63% secara tahunan atau year-on-year (YoY) dibanding capaian pada 2022 yang sebesar Rp45,93 triliun.

Jika diperinci, penurunan kinerja pendapatan terjadi pada hampir semua lini produk perseroan. Penjualan emas turun 17,4% YoY menjadi Rp26,1 triliun, sedangkan feronikel turun 33,52% YoY menjadi Rp4,56 triliun.

Penjualan bijih bauksit juga turun 24,5% YoY menjadi Rp467 miliar, sedangkan perak turun 12,69% YoY menjadi Rp105 miliar. Penjualan alumina juga turun 6,8% YoY menjadi Rp1,22 triliun.

Lini produk yang masih tumbuh cukup sehat adalah penjualan bijih nikel yang melesat 60,89% YoY menjadi Rp8,32 triliun. Peningkatan pendapatan juga dirasakan pada lini bisnis jasa pemurnian logam mulia, yakni 11,46% YoY menjadi Rp255 miliar.

Sementara itu, beban pokok pendapatan hanya turun 7,92% YoY menjadi Rp34,73 triliun. Alhasil, laba bruto anjlok 23,09% YoY menjadi Rp6,31 triliun. Setelah dikurangi aneka beban lainnya, laba bersih perseroan tercatat Rp3,08 triliun, turun 19,45% YoY.

5. Bisnis Ritel dan Pusat Belanja Raup Cuan Momentum Lebaran

Ketua Umum Himpunan Peritel & Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) Budiharjo Iduansjah optimistis bisnis ritel bisa mencatatkan kinerja positif selama Ramadan dan Idulfitri tahun ini. Namun demikian, untuk fashion seperti penjualan baju, sepatu hingga tas belum menunjukkan geliat transaksi yang signifikan pada April 2024.

“Penjualan sektor fashion hingga 4 April kemarin itu masih adem, harapan kami justru di Sabtu ini [sudah meningkat], karena kan liburnya panjang terlebih sepertinya THR sudah pada cair. Nah, ini harapannya sesuai rencana dugaan akan ada peningkatannya di minggu ini dan minggu depan itu bisa terus bagus,” ucapnya. 

Secara historis Budi menjelaskan bahwa lonjakan transaksi pada momen Ramadan dan Lebaran mencapai 20%. Namun, di tahun ini diperkirakan dapat tembus hingga 30%. 

Selain didorong oleh efek rampungnya pemilu, Budi juga menyebut berkurangnya stok barang impor saat ini juga diduga bakal menjadi katalis positif mendukung lonjakan transaksi.

“Berkurangnya stok barang impor merek global yang mana seharusnya kita penuhi tapi karena ada satu dua hal Permendag yang baru itu, pemenuhan stok ini terhambat,” tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Rinaldi Azka
Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.