Top 5 News: Pertamina di Tengah Gejolak Rupiah Hingga Catatan Merah Mudik 2024

Bisnis PT Pertamina (Persero) di tengah volatilitas rupiah, kesiapan AS pindah ke IKN, aturan baru kenaikan pungutan pajak di Kanada, hingga catatan merah pada arus mudik 2024 menjadi berita pilihan BisnisIndonesia.id pada Kamis (18/4/2024).

Nindya Aldila

18 Apr 2024 - 10.10
A-
A+
Top 5 News: Pertamina di Tengah Gejolak Rupiah Hingga Catatan Merah Mudik 2024

Bisnis, JAKARTA - Kurs rupiah yang tengah bergejolak membuat kekhawatiran pada kinerja keuangan PT Pertamina (Persero).

Terlebih, harga minyak mentah dunia juga diproyeksi menyentuh US$100 per barel seiring dengan konflik Timur Tengah yang melibatkan Iran dan Israel.

Selain soal dampak gejolak rupiah terhadap PT Pertamina, terdapat informasi komprehensif lainnya yang menjadi pilihan BisnisIndonesia.id pada Kamis (18/4/2024). Di antaranya adalah:


1. Ketar-Ketir Bisnis Pertamina di Tengah Gejolak Rupiah

Selama ini, Pertamina harus melakukan pembelian valuta asing (valas) berdenominasi dolar AS dalam jumlah yang cukup besar, untuk kemudian digunakan dalam pengadaan minyak mentah, produk minyak, dan gas minyak cair (liquefied petroleum gas/LPG).

Tak hanya itu, kegiatan operasional dan pembiayaan belanja modal (capital expenditure/capex) Pertamina untuk proyek-proyek investasi juga menggunakan dolar AS. Di sisi lain, sebagian besar pendapatan Pertamina dari penjualan di dalam negeri, terutama di sektor hilir diterima dalam mata uang rupiah.

Di sisi lain, berkaca dari kajian yang dilakukan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), setiap kenaikan harga minyak mentah Indonesia US$5 per barel, maka akan menambah subsidi BBM sebesar Rp0,19 triliun.


2. Menghitung Waktu Para Menteri dan ASN Mulai Bersiap Pindah ke IKN

Rencana pemindahan Aparatur Sipil Negara (ASN) ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur akan dimulai pada September mendatang. 

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengungkapkan pegawai negeri sipil (PNS) atau ASN bakal pindah ke IKN Nusantara usai HUT Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) pada Agustus tahun ini.

Dalam kesempatan berbeda, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas menegaskan pemerintah akan memindahkan sebanyak 11.916 pegawai ke IKN pada tahap awal.


3. Pertaruhan PM Kanada Kerek Pungutan Pajak Demi Suara Anak Muda

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau menyiapkan strategi menggaet para pemilih muda dengan memaksa orang-orang kaya membayar pajak yang lebih tinggi. Namun, hal ini dinilai banyak pihak dapat mengorbankan keseimbangan fiskal. 

Hal itu diumumkan oleh Menteri Keuangan Chrystia Freeland dalam rapat anggaran tahunan pada Selasa (16/4/2024), seperti dilaporkan Aljazeera. 

Hasil pungutan dari para miliarder bakal digunakan untuk mendanai pendidikan, perumahan, pekerjaan dan layanan kesehatan mental dengan total belanja 53 miliar dolar Kanada (US$38 miliar) untuk 5 tahun ke depan.


4. Masih Ada Waktu Kalibrasi Subsidi Energi Akibat Konflik Iran vs Israel

Pemerintah akan terus memantau dampak dari memanasnya konflik di Timur Tengah, khususnya antara Iran vs Israel yang dikhawatirkan akan berdampak pada naiknya subsidi energi.

Airlangga menjelaskan bahwa pemerintah akan terus mengkaji pergerakan harga minyak. Selain itu juga mengupayakan penyaluran subsidi energi lebih tepat sasaran.

Airlangga mengatakan pemerintah masih akan melihat perkembangan terkait konflik di Timur Tengah dalam 1 hingga 2 bulan ke depan untuk kemudian menetapkan kebijakan lebih lanjut. 


5. Catatan Merah di Balik Apresiasi Penyelenggaraan Mudik Lebaran 2024

Periode mudik Lebaran 2024 telah usai seiring dengan berakhirnya masa cuti bersama pada 15 April 2024. Total ada 10 hari periode mudik dan balik pada tahun ini. Mudik Lebaran tahun ini merupakan yang terbesar jumlahnya selama 4 tahun terakhir atau sejak masa pandemic tahun 2020.

Menurut Survei Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan (Kemenhub) 2024, pergerakan nasional periode Lebaran 2022 sejak 3 tahun lalu terus menanjak. Pada saat pandemi 2022, pergerakan periode Lebaran mencapai 85,5 juta, lalu meningkat 123,8 juta pada 2023, dan diproyeksikan mencapai 193,6 juta pada tahun ini.

Melihat proyeksi yang sangat besar tersebut, pemerintah telah menyiapkan segala jurus untuk membuat mudik Lebaran tahun ini berjalan lancar, aman, dan selamat. Mulai dari rekayasa lalu lintas seperti one way, contraflow, dan ganjil genap, pengaturan pelabuhan penyeberangan, program mudik gratis, dan lain-lain. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Nindya Aldila

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.