Free

Top 5 News: Polemik Tarif PPN, Balas Dendam Iran, dan Harga Emas

Ulasan tentang persoalan tarif PPN menjadi menjadi salah satu pilihan Bisnisindonesia.id, selain beragam kabar ekonomi dan bisnis lainnya yang tersaji dari meja redaksi Bisnisindonesia.id, Selasa (16/4/2024).

Ibeth Nurbaiti

16 Apr 2024 - 07.26
A-
A+
Top 5 News: Polemik Tarif PPN, Balas Dendam Iran, dan Harga Emas

Ilustrasi Top 5 News. Sumber: Canva

Bisnis, JAKARTA — Penentuan tarif baru pajak pertambahan nilai (PPN) dari 11% menjadi 12% masih menyisakan persoalan. Dari sisi industri tentu bakal menggerus kinerja, sementara putusannya pun masih simpang siur jadi tanggung jawab pemerintah baru atau tetap di periode pemerintah saat ini.

Sayangnya, calon pemerintah baru dan Menteri Keuangan saat ini masih belum menemukan titik terang.

Tim Kampanye Nasional (TKN) calon presiden terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mengungkapkan rencana penerapan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12% sepenuhnya kewenangan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

Dewan Pakar TKN Prabowo-Gibran Drajad Wibowo menyampaikan bahwa kebijakan tersebut masih berada di ranah Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati beserta jajarannya yang saat ini masih bertugas. 

Terlebih, untuk rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 juga masih disusun oleh pemerintahan Jokowi.

Ulasan tentang persoalan tarif PPN ini menjadi salah satu pilihan Bisnisindonesia.id, selain beragam kabar ekonomi dan bisnis yang dikemas secara mendalam dan analitik tersaji dari meja redaksi Bisnisindonesia.id.

Berikut intisari dari top 5 News Bisnisindonesia.id yang menjadi pilihan editor, Selasa (16/4/2024):

 

Saling Lempar Tanggung Jawab Tarif PPN Jadi 12%

Meski Komisi Pemilihan Umum telah mengumumkan secara resmi Prabowo dan Gibran sebagai presiden dan wakil presiden terpilih 2025—2029, saat ini keduanya belum memiliki kewenangan fiskal. 

“Ingat, pak Prabowo belum memiliki kewenangan fiskal sekarang. Jadi jangan membuat narasi seolah-olah PPN 12% itu kuncinya ada di Pak Prabowo,” ujar Drajad yang juga ekonom di Institute for Development of Economics and Finance (Indef).  

Selain itu, dalam rancangan APBN 2025 pun harus mencantumkan target penerimaan negara yang salah satunya bersumber dari PPN. 

Drajad meminta Menkeu Sri Mulyani untuk segera memastikan tarif PPN di tahun depan agar target penerimaan lebih jelas serta postur belanja negara dan pembiayaan defisit dapat dirancang dengan baik. 

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa kenaikan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi sebesar 12% akan diputuskan oleh pemerintahan baru.

Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Suryo Utomo mengungkapkan pihaknya akan mengkomunikasikan terkait implementasi Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang naik menjadi 12% per 2025 kepada pemerintah baru. 

 

Perjalanan Jauh via Kapal Laut, Moda yang Dipandang Sebelah Mata

Direktur Utama PT Pelayaran Nasional Indonesia atau Pelni (Persero) Tri Andayani mengatakan bahwa Kapal Pelni saat ini tidak hanya sekedar transportasi untuk penyeberangan antarpulau, melainkan juga merupakan moda yang sangat dibutuhkan masyarakat di negara kepulauan seperti negara Indonesia.

“Kapal Pelni berperan sebagai penghubung antarpulau-pulau yang dapat memudahkan interaksi orang antarpulau sehingga dapat meningkatkan rasa kesatuan dan persatuan berbangsa dan bernegara,” katanya kepada Bisnis

Anda menjelaskan bahwa mudik atau pergi jauh menggunakan kapal laut masih bisa dieksplorasi lebih jauh. Banyak hal yang dapat dikembangkan, baik sebagai kapal yang melayani penumpang maupun kapal yang melayani barang/logistik nasional.

“Seperti misalnya pada kapal penumpang Pelni menawarkan paket-paket layanan tambahan, seperti paket meeting on board, paket city tour, paket wisata bahari, dan paket perlengkapan tidur & mandi kepada para penumpang dalam 2 tahun terakhir ini. Dan ternyata paket-paket layanan ini banyak diminati oleh para penumpang,” jelasnya.

 

‘Balas Dendam’ Iran dan Ancaman Perang Dunia III

Pada Sabtu, 13 April 2024, malam, Iran melancarkan serangan militer dengan sandi operasi bernama ‘Truthful Promise’. Bukan tanpa alasan Iran melakukan serangannya kepada Israel. 

Penyebab gempuran Iran ke Israel terkait dengan rangkaian serangan yang dilakukan oleh Israel terhadap Iran sebelumnya, khususnya serangan udara yang terjadi pada 1 April 2024 di Damaskus, Suriah. Ini dianggap Iran sebagai serangan yang tak termaafkan.

Operasi udara Israel itu menghancurkan bangunan aneks konsulat (annex consulate) Iran yang menyebabkan 16 orang meregang nyawa termasuk 2 orang warga sipil. Ulah Israel tersebut juga membuat kematian sejumlah pejabat tinggi dari Pasukan Quds, bagian dari Korps Pengawal Garda Revolusi Islam Iran (IRGC). 

Brigadir Jenderal Mohammad Reza Zahedi adalah salah satu pejabat penting (high-rank officer) Iran yang gugur dalam peristiwa tersebut. Zahedi adalah Komandan Quds Force of the Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC). Beberapa pejabat militer Iran lainnya juga turut tewas tetapi sulit terkonfirmasi identitas dan kebenarannya. 

Dapat dipahami bahwa peristiwa Damaskus di atas meletus dalam konteks ketegangan tinggi antara Israel dan Iran, serta konflik yang terus berlangsung antara Israel melawan Hamas di Palestina, Israel melawan Hizbullah di Lebanon dan Suriah, serta Israel vs Kelompok Houthi di Yaman. 

Akan tetapi, sepintas banyak yang menyebut bahwa operasi militer Truthful Promise sebagai bentuk balas dendam Iran atas Israel. Israel juga dituduh Iran terus memperlemah posisi militernya di Lebanon dan Suriah dengan mencaplok Dataran Tinggi Golan serta dituding terus melakukan genosida atas warga Palestina.

 

Daftar 9 Mobil Terlaris Kuartal I 2024

Setelah menerakan deselerasi penjualan sepanjang tahun lalu, industri otomotif nasional kembali mengalami perlambatan performa pada kuartal pertama 2024. Apa saja model terlarisnya?

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) melaporkan, produksi mobil pada kuartal pertama tahun ini lebih rendah dibandingkan dengan periode yang sama 2023. Demikian juga wholesales, dan penjualan ritelnya.

Produksi mobil pada Januari—Maret 2024 tercatat hanya 294.821 unit (-24,8%), sementara volume pengiriman ke jaringan dealer hanya 215.069 unit (-23,9%), adapun penjualan ritelnya sebanyak 230.776 unit (-15,0%).


Ketua I Gaikindo Jongkie Sugiarto mengatakan beberapa faktor perekonomian secara makro mulai dari pertumbuhan ekonomi, melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, hingga suku bunga yang masih tinggi menjadi kendala penjualan otomotif domestik.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia Indonesia untuk keseluruhan tahun 2023 sebesar 5,05% YoY. Pertumbuhan ekonomi ini melambat dibandingkan pertumbuhan ekonomi sepanjang 2022 yang 5,31%.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS kian mengalami pelemahan. Hal ini tecermin dari rupiah yang berada di level Rp15.873 pada 28 Maret 2023, melemah jauh dari Rp15.473 per dolar AS dibandingkan 2 Januari 2024. Sementara itu, Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk kembali mempertahankan tingkat suku bunga acuan atau BI rate pada tingkat 6% pada rapat dewan gubernur (RDG) Maret 2024. 

 

Membaca Potensi Pendar Emas kala Konflik Timur Tengah Memanas

Harga komoditas emas kembali melesat US$2.372 per troy ons pada pembukaan perdagangan Senin (15/4/2024) sesaat setelah Iran menyerang balik Israel pada akhir pekan lalu, kendati penguatan itu diproyeksi hanya sesaat.

Direktur Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan, Iran secara tak terduga melakukan penyerangan langsung ke Israel pada hari Minggu, walaupun sebelumnya banyak pengamat yang mengatakan Iran akan melakukan penyerangan melalui pihak ketiga. 

Namun, kata Ibrahim, apa yang terjadi saat ini di luar dugaan para pengamat. Bahkan, lanjutnya, Amerika Serikat juga terkejut.  “Ini membuat harga minyak dunia dan emas akan menguat, sementara rupiah akan melemah,” kata Ibrahim, dikutip Senin (15/4/2024). 

Dia mengatakan, kemungkinan besar harga emas masih akan terus mengalami kenaikan, karena target emas saat ini ada di US$2.350 per troy ons. Apabila target itu tercapai, maka target selanjutnya bagi harga emas ada di US$2.400 per troy ons. Adanya dampak tensi politik yang tinggi di Timur Tengah, dia memproyeksikan harga emas masih meninggi.

Kondisi tersebut, lanjutnya, juga akan diiringi kenaikan harga minyak. Bahkan kenaikan tersebut lebih tajam dibandingkan dengan harga emas. Musababnya, dia memperkirakan kilang-kilang minyak di Timur Tengah kemungkinan akan berkurang produksinya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Ibeth Nurbaiti

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.