Tuah Sentimen Kripto ke Perdagangan Dalam Negeri

Tahun 2024 jadi tahun yang dinanti-nanti oleh investor kripto karena banyak peristiwa yang kehadirannya diharapkan dapat mendorong optimisme pasar kripto.

Redaksi

16 Jan 2024 - 16.55
A-
A+
Tuah Sentimen Kripto ke Perdagangan Dalam Negeri

Warga beraktivitas di dekat logo mata uang kripto di Depok, Jawa Barat, Rabu (4/1/2023)./Bisnis-Arief Hermawan P

Bisnis, JAKARTA – Tahun 2024 jadi tahun yang dinanti-nanti oleh investor kripto karena banyak peristiwa yang kehadirannya diharapkan dapat mendorong optimisme pasar kripto. 

Setidaknya ada dua peristiwa tersebut di antaranya, exchange-traded fund (ETF) Bitcoin Spot yang baru-baru ini telah mendapatkan persetujuan dari Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (AS) dan Bitcoin Halving yang diprediksi terjadi pada April mendatang. 

Sejak kedua peristiwa ini dihembuskan pada 2023, ternyata memberikan dampak positif bagi peningkatan transaksi perdagangan aset kripto di bursa Indonesia. 

 Ketua Komisi Sekuritas dan Bursa AS atau Securities and Exchange Commission (SEC) Gary Gensler telah menyetujui penerbitan 11 ETF Bitcoin Spot pada Rabu (10/1/2024) waktu setempat. Hal ini menjadi sebuah titik balik bagi mata uang kripto terbesar di dunia tersebut dan industri mata uang digital secara keseluruhan.

Mengutip Reuters, SEC diketahui telah menyetujui 11 permohonan, termasuk dari BlackRock (BLK.N), Ark Investments/21Shares (ABTC.S), Fidelity, Invesco (IVZ.N) dan VanEck, menurut pemberitahuan di situs webnya. Beberapa produk diperkirakan akan mulai diperdagangkan pada hari Kamis (11/1/2024), memulai persaingan sengit untuk mendapatkan pangsa pasar.

Produk-produk tersebut – yang sedang dalam proses pengembangan selama satu dekade – merupakan game changer bagi bitcoin, menawarkan investor institusional dan ritel eksposur terhadap mata uang kripto terbesar di dunia tanpa secara langsung memegangnya, dan merupakan dorongan besar bagi industri kripto yang dilanda serangkaian skandal.

Analis Standard Chartered minggu ini mengatakan ETF dapat menarik US$50 miliar hingga $100 miliar pada tahun ini saja, berpotensi mendorong harga bitcoin mencapai US$100,000. Analis lain mengatakan arus masuk akan mendekati US$55 miliar dalam lima tahun.

“Ini merupakan hal positif yang sangat besar bagi pelembagaan bitcoin sebagai kelas aset,” kata Andrew Bond, direktur pelaksana dan analis fintech senior di Rosenblatt Securities.

“Persetujuan ETF akan semakin melegitimasi bitcoin,” tambahnya.

Adapun, Chief Marketing Officer PINTU Timothius Martin mengungkapkan seiring pulihnya kondisi pasar kripto, aplikasi PINTU mengalami pertumbuhan eksponensial dalam beberapa bulan terakhir. Secara year-on-year (YoY) volume perdagangan PINTU pada Desember 2023 meningkat lebih dari 5 kali lipat dibandingkan dengan Desember 2022.

"Selain itu, Monthly Trade Users (MTU) secara yoy juga tumbuh hampir mencapai 90% dibandingkan dengan Desember 2022. Peningkatan pesat ini mendorong pertumbuhan market share PINTU yang tumbuh hingga 2 kali lipat secara quarter-over-quarter (QoQ) yaitu pada kuartal IV dibandingkan dengan kuartal III,” jelasnya dikutip Selasa (16/1/2024).

Pertumbuhan transaksi perdagangan kripto juga dirasakan oleh bursa kripto global. Berdasarkan analisis data yang dilakukan oleh tim WuBlockchain, sebuah media industri terpopuler di Tiongkok memperlihatkan, pada Desember 2023, volume perdagangan spot di bursa utama kripto global mengalami kenaikan sebesar 27,4%.

Dia bercerita kenaikan transaksi perdagangan kripto di PINTU pada 2023 mayoritas berasal dari pengguna aktif PINTU pada 2021 dan 2022. Hal tersebut membuktikan bahwa PINTU memiliki user dengan loyalitas tinggi yang terlibat aktif dan percaya kepada layanan yang dihadirkan. 

"Untuk terus memberikan pilihan berinvestasi, kami telah meluncurkan beberapa fitur baru seperti Auto DCA, Limit Order, dan yang terbaru adalah Web3 Wallet, sebuah dompet Web3 paling simpel dan aman di Indonesia untuk mendukung ekosistem Web3 yang lebih mudah,” kata Timo. 

Sebagai informasi, aplikasi PINTU per Januari 2023 memiliki lebih dari 170 token dengan token yang baru dirilis antara lain, Internet Computer (ICP), Loom Network (LOOM), Coin98 (C98), DODO (DODO), Shentu (CTK), Access Protocol (ACS), Neon EVM (NEON), Kryptonite (SEILOR), dan Coq Inu (COQ). Fitur lainnya yang tetap menjadi pilihan utama pengguna PINTU yaitu Pintu Earn yang memberikan imbalan hingga 10% per tahun, hingga fitur PTU Staking dengan banyak benefit menarik masih terus dimanfaatkan oleh pengguna PINTU.

Baca Juga : SEC Setujui EFT Bitcoin Spot, Aset Kripto Diramal Cerah Tahun Ini 

BURSA KRIPTO LOKAL

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) memastikan keberadaan bursa kripto akan terus berlanjut pada 2024. Tercatat, sudah ada 32 pedagang aset kripto yang terdaftar di bursa kripto.

Plt Kepala Bappebti Kasan mengatakan, bursa kripto menjadi salah satu dari enam program prioritas Bappebti pada 2024.

“Para calon pedagang fisik aset kripto yang saat ini sudah ada 33, dan 32 di antaranya sudah terdaftar di bursa kripto,” ungkap Kasan dalam konferensi pers usai menggelar rapat kerja Bappebti 2024, Kamis (11/1/2024).

Di sisi lain, Bappebti juga tengah mempersiapkan peralihan tugas dan pengawasan bursa kripto dari Bappebti ke OJK, sebagai tindak lanjut dari amanat Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK). 

“Termasuk tentu karena UU P2SK juga mengamanatkan selain bursa kripto yang merupakan salah satu jenis dari inovasi teknologi sektor keuangan, juga adalah dari praktik sektor keuangan itu juga bagian yang akan dialihkan ke OJK,” jelasnya. 

Baca Juga : Bansos Jor-joran APBN Ngos-ngosan 

Adapun, bursa kripto resmi diluncurkan pada Agustus 2023, usai diterbitkannya Keputusan Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Nomor 01/BAPPEBTI/SP-BBAK/07/2023 tertanggal 17 Juli 2023 tentang Persetujuan sebagai Bursa Berjangka Aset Kripto kepada PT Bursa Komoditi Nusantara atau Commodity Future Exchange (CFX) pada Juli 2023. 

Para calon pedagang diwajibkan untuk mendaftar sebagai anggota bursa kripto agar dapat naik status sebagai pedagang aset kripto. 

Selain bursa kripto, Bappebti pada tahun ini juga akan fokus pada lima hal lainnya, di antaranya tindak lanjut setelah dibentuknya bursa minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO), penguatan pungutan perdagangan komoditi, serta optimalisasi sistem resi gudang (SRG) dan penguatan pasar lelang komoditas. 

Terkait sistem resi gudang dan pasar lelang komoditas, Kasan berharap adanya dukungan dari pemerintah daerah, utamanya dari sisi kebijakan untuk mendukung kegiatan bisnis dari sistem resi gudang dan pasar lelang komoditas.

Bappebti juga berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan kepada calon nasabah untuk meminimalisir pengaduan yang masuk ke tempatnya. 

“Kita ingin terus melanjutkan penguatan tata kelola dari pelayanan Bappebti sebagai badan pengawas,” pungkasnya.(Ni Luh Anggela, Ibad Durrahman, Rinaldi Azka)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Rinaldi Azka
Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.