Tumbuh 33,8%, Laba Bersih Astra Sedaya Finance Rp1,5 Triliun

Berdasarkan laporan keuangan, Astra Sedaya Finance sukses raup laba bersih sebesar Rp1,5 triliun sepanjang 2022.

Jaffry Prabu Prakoso

23 Feb 2023 - 18.11
A-
A+
Tumbuh 33,8%, Laba Bersih Astra Sedaya Finance Rp1,5 Triliun

Tampilan situs www.acc.co.id yang dimiliki oleh PT Astra Sedaya Finance (ASF).

Bisnis, JAKARTA – Perusahaan pembiayaan PT Astra Sedaya Finance menutup tahun buku 2022 dengan membukukan laba bersih senilai Rp1,5 triliun.

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan di Harian Bisnis Indonesia edisi Rabu (22/2/2023), laba Astra Sedaya Finance tumbuh 33,8 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya bernilai Rp1,12 triliun.

Perolehan laba perusahaan berasal dari jumlah pendapatan bersih yang naik menjadi Rp6,03 triliun pada 31 Desember 2022. Nilai itu meningkat 8,6 persen YoY dari semula Rp5,55 triliun.

Jika dirinci, jumlah pendapatan bersih yang dimiliki Astra Sedaya Finance salah satunya ditopang dari pembiayaan konsumen yang tumbuh 9,9 persen YoY menjadi Rp4,94 triliun dari sebelumnya bernilai Rp4,49 triliun pada periode Desember 2021.

Baca juga: 'Perang' Siasat Leasing Sambut Balapan Mobil Listrik China-Korea

Lebih lanjut, kinerja Astra Sedaya Finance terpantau efisien yang tercermin dari total beban yang dibukukan perusahaan menyusut tipis 0,10 persen YoY, dari semula Rp4,15 triliun menjadi Rp4,14 triliun.

Beralih dari sisi aset, perusahaan yang berdiri sejak 1982 itu mengalami pertumbuhan aset sebesar 14,5 persen YoY. Alhasil, Astra Sedaya Finance memiliki aset senilai Rp37,33 triliun, dari sebelumnya hanya bernilai Rp32,62 triliun pada 2021.

Sementara itu, liabilitas Astra Sedaya Finance menanjak menjadi Rp28,68 triliun. Nilainya meningkat 15,4 persen YoY dari sebelumnya mencapai Rp24,85 triliun.


Selain itu, ekuitas perusahaan juga terpantau naik menjadi Rp8,65 triliun atau sebesar 11,5 persen YoY dari Rp7,76 triliun pada kuartal IV/2021.

Laba Kreditplus Terbang 65%

Sementara itu, perusahaan pembiayaan PT KB Finansia Multi Finance atau Kreditplus membukukan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp158,12 miliar sepanjang 2022. Laba tersebut melonjak 65,66 persen secara tahunan jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang bernilai Rp95,45 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan di Harian Bisnis Indonesia edisi Senin (20/2/2023), perolehan laba milik Kreditplus berasal dari total pendapatan yang tumbuh 25,63 persen secara tahunan. Nilainya naik dari semula Rp1,66 triliun pada 31 Desember 2021 menjadi Rp2,09 triliun pada 31 Desember 2022.

Baca juga: Magnet Kuat SBN Bagi Bisnis Penjaminan

Secara rinci, total pendapatan senilai Rp2,09 triliun itu ditunjang dari anjak piutang yang melesat 144,21 persen YoY, naik dari Rp10,32 miliar menjadi Rp25,21 miliar pada kuartal IV/2022. Selain itu, pembiayaan konsumen juga terpantau naik menjadi Rp2,05 triliun dari semula hanya mencapai Rp1,64 triliun atau tumbuh 24,80 persen YoY.

Adapun, pendapatan lainnya juga mengalami pertumbuhan sebesar 38,3 persen YoY. Alhasil, pendapatan lainnya yang dibukukan Kreditplus naik dari Rp11,97 miliar menjadi Rp16,55 miliar pada kuartal IV/2022. (Rika Anggraeni)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.