Tumbuh Tipis Laba BTN (BBTN) di Kuartal I/2023

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) telah mencatat laba bersih Rp801 miliar sepanjang kuartal I/2023.

Jaffry Prabu Prakoso

27 Apr 2023 - 18.09
A-
A+
Tumbuh Tipis Laba BTN (BBTN) di Kuartal I/2023

Pengemudi Gojek mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR) PT Bank Tabungan Negara TBK (BTN) di Jakarta. /Bisnis-Dedi Gunawan.

Bisnis, JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) telah mencatat laba bersih Rp801 miliar sepanjang kuartal I/2023. Realisasi tersebut tumbuh tipis 3,42 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) dibandingkan laba bersih periode yang sama tahun sebelumnya Rp774 miliar.

Dalam laporan analyst meeting kuartal I/2023 yang dirilis di keterbukaan informasi, BTN mencatatkan pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) Rp3,12 triliun, turun 12,68 persen YoY. Namun, perseroan mampu mencatatkan pertumbuhan pendapatan operasional lainnya 57,11 persen YoY menjadi Rp875 miliar pada kuartal I/2023.

Direktur Utama Bank BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan kinerja perseroan pada kuartal I/2023 dipengaruhi upaya transformasi seperti sentralisasi proses kredit dan digitalisasi. Hal tersebut menurutnya memberikan dampak positif dalam bentuk akuisisi nasabah baru, perluasan akses pasar, dan produktivitas karyawan.


Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu (ketiga kanan) /JIBI/Bisnis/Arief Hermawan P


“Di tengah situasi ketidakpastian ekonomi global yang berdampak pada beberapa sektor industri di Indonesia, Bank BTN pada kuartal I/2023 berhasil membukukan kinerja yang positif," kata Nixon dalam keterangan tertulis pada Rabu (26/4/2023).

Dari sisi intermediasi, bank spesialis kredit perumahan ini telah menyalurkan kredit dan pembiayaan Rp299,74 triliun sepanjang kuartal I/2023, tumbuh 8,16 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp277,13 triliun.

Baca juga: Katalis Positif Segmen Enterprise BNI dari Industrialisasi

Nixon mengatakan penyaluran kredit perumahan masih mendominasi total kredit perseroan pada kuartal I/2023. Adapun kredit perumahan yang disalurkan Bank BTN hingga akhir Maret 2023 mencapai Rp264,57 triliun. 

Dari jumlah tersebut, KPR subsidi pada kuartal I/2023 mendominasi dengan nilai sebesar Rp148,65 triliun tumbuh 10,9 persen YoY dibandingkan periode yang sama tahun lalu senilai Rp134,04 triliun. Sedangkan KPR nonsubsidi tumbuh 5,37 persen YoY menjadi Rp88,81 triliun pada kuartal I/2023.

Baca juga: Persaingan BNI vs Bank Mandiri di Ranah Layanan Digital

“Kami memacu kredit dengan sangat memperhatikan prinsip kehati-hatian," kata Nixon. Rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) pun membaik. NPL gross Bank BTN berada di level 3,54 persen pada kuartal I/2023, lebih rendah dari posisi kuartal I/2022 3,6 persen.


Nasabah melakukan transaksi melalui mesin anjungan tunai mandiri (ATM) milik PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) di Jakarta. /Bisnis-Eusebio Chrysnamurti


Namun, NPL nett Bank BTN naik dari 1,28 persen pada kuartal I/2022 menjadi 1,46 persen pada kuartal I/2023.

Pertumbuhan kredit dan pembiayaan membuat total aset Bank BTN naik 9,25 persen YoY menjadi Rp401,50 triliun pada akhir Maret 2023.

Dari sisi pendanaan, BTN telah meraup dana pihak ketiga (DPK), Rp319,60 triliun, naik 10,01 persen YoY. Perolehan dana murah atau current account savings account (CASA) BTN pada kuartal I/2023 mencapai Rp166,80 triliun, naik sebesar 30,05 persen dibandingkan akhir Maret 2022 sebesar Rp128,26 triliun. (Fahmi Ahmad Burhan)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.