UMP 2023 di Antara Target Inflasi dan Kenaikan Daya Beli

Kalangan buruh dan pengusaha tidak sepakat soal UMP 2023. Di kalangan pemerintah dan otoritas moneter juga ada perbedaan perspektif soal UMP. Bappenas menilai kenaikan UMP bisa meningkatkan daya beli, sementara BI menggarisbawahi kenaikan UMP yang terlalu tinggi bisa berpengaruh pada inflasi.

Saeno

22 Nov 2022 - 00.40
A-
A+
UMP 2023 di Antara Target Inflasi dan Kenaikan Daya Beli

Penetapan UMP 2023 diwarnai sejumlah kontroversi. Selain perbedaan pandangan buruh dan pengusaha, kenaikan upah yang terlalu signifikan juga bisa berdampak pada inflasi. Di sisi lain, kenaikan upah bisa mendongkrak daya beli masyarakat./Bisnis-Abdurrahman

Bisnis, JAKARTA – Kementerian Ketenagakerjaan telah menetapkan peraturan tentang Upah Minimum Provinsi 2023. Seperti terjadi di tahun-tahun sebelumnya, penetapan UMP tak sepi dari tarik menarik kepentingan. 

Kalangan buruh dan pengusaha tidak sepakat terkait UMP 2023. Di kalangan pemerintah dan otoritas moneter juga ada perbedaan perspektif soal UMP. Bappenas menilai kenaikan UMP bisa meningkatkan daya beli, sementara BI menggarisbawahi bahwa kenaikan UMP yang terlalu tinggi bisa berpengaruh pada inflasi.

Bank Indonesia menilai mengerem kenaikan upah secara signifikan adalah salah satu jalan agar target inflasi tercapai.

Dalam Rencana Anggaran Tahunan Bank Indonesia atau RATBI 2023, BI menargetkan inflasi berada di level 3,61 persen. Menurut BI ada kemungkinan inflasi masih akan tinggi pada kuartal I/2023 dan kuartal II/2023. BI berusaha untuk menekan inflasi inti agar berada di bawah 4 persen. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Saeno
Jelajahi peluang bisnis terpercaya dengan berlangganan
Temukan keleluasaan dan keuntungan maksimal dengan pilihan paket berlangganan eksklusif ini
BERLANGGANAN SEKARANG
Tidak Memerlukan Komitmen, Batalkan Kapan Saja
Penawaran terbatas. Ini adalah penawaran untuk Langganan Akses Digital Dasar. Metode pembayaran Anda secara otomatis akan ditagih di muka setiap empat minggu. Anda akan dikenai tarif penawaran perkenalan setiap empat minggu untuk periode perkenalan selama satu tahun, dan setelah itu akan dikenakan tarif standar setiap empat minggu hingga Anda membatalkan. Semua langganan diperpanjang secara otomatis. Anda bisa membatalkannya kapan saja. Pembatalan mulai berlaku pada awal siklus penagihan Anda berikutnya. Langganan Akses Digital Dasar tidak termasuk edisi. Pembatasan dan pajak lain mungkin berlaku. Penawaran dan harga dapat berubah tanpa pemberitahuan.
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.