Free

Update Daftar Tarif Listrik per kwh untuk Seluruh Golongan Pelanggan PLN

Besaran tarif listrik per kwh untuk seluruh golongan pelanggan PLN, yakni 13 kelompok pelanggan nonsubsidi dan 25 golongan pelanggan bersubsidi tidak mengalami perubahan pada April—Juni 2024.

Stepanus I Nyoman A. Wahyudi & Mia Chitra Dinisari

23 Apr 2024 - 11.01
A-
A+
Update Daftar Tarif Listrik per kwh untuk Seluruh Golongan Pelanggan PLN

Warga melakukan pengisian listrik prabayar di Jakarta, Kamis (16/3/2023). Tarif listrik PLN pada 13 pelanggan komersial tidak mengalami perubahan sepanjang tahun ini, bahkan tidak pernah mengalami penyesuaian sejak 2017. Bisnis/Fanny Kusumawardhani

Bisnis, JAKARTA — Pemerintah telah memutuskan bahwa tidak akan ada penyesuaian tarif tenaga listrik untuk seluruh golongan pelanggan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), baik subsidi maupun nonsubsidi hingga Juni mendatang.

Dengan demikian, besaran tarif listrik per kwh untuk seluruh golongan pelanggan PLN, yakni 13 kelompok pelanggan nonsubsidi dan 25 golongan pelanggan bersubsidi tidak mengalami perubahan pada April—Juni 2024.

Keputusan tersebut sempat disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto selepas rapat kabinet, Senin (26/2/2024) lalu. Untuk memenuhi kebijakan ini, Airlangga mengatakan pemerintah telah berencana melebarkan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (2024) untuk menyubsidi PLN selaku penyedia tenaga listrik.

Lantas berapakah sebenarnya tarif listrik per Kwh yang dibebankan kepada pemakai listrik di Tanah Air?

Mengutip Peraturan Menteri (Permen) ESDM No. 28 Tahun 2016, tarif tenaga listrik adalah tarif tenaga listrik untuk konsumen yang disediakan oleh PLN. Tarif tenaga listrik tersebut ditetapkan berdasarkan golongan tarif, yang dibagi menjadi dua kelompok, yakni tarif tenaga listrik regular dan tarif tenaga listrik prabayar.

Tarif tenaga listrik reguler merupakan tarif tenaga listrik yang dibayarkan setelah pemakaian tenaga listrik oleh konsumen. Sementara itu, tarif tenaga listrik prabayar merupakan tarif tenaga listrik yang dibayarkan sebelum pemakaian tenaga listrik oleh konsumen.

Baca juga:

Daftar Tarif Listrik PLN Terbaru per Maret Hingga Juni 2024

Pembuktian PLN Pasok Kebutuhan Listrik Selama Lebaran 2024

Balap PLN dan Pertamina Menyongsong Era Baru Bahan Bakar Hidrogen

Ancang-Ancang Taktis Indonesia Tangkis Krisis Minyak

Aral Menantang Bisnis SPBU di Era Kendaraan Listrik

Penetapan tarif listrik ini juga berbeda-beda sesuai dengan golongannya, seperti tarif listrik untuk keperluan pelayanan sosial, dan tarif listrik untuk keperluan rumah tangga, tarif listrik untuk keperluan bisnis, tarif listrik untuk keperluan industri, dan tarif listrik untuk keperluan kantor pemerintah dan penerangan jalan umum.


Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jisman P. Hutajulu sebelumnya menyebutkan bahwa tidak adanya penyesuaian terhadap tarif listrik PLN merupakan bagian dari upaya pemerintah melalui sektor ketenagalistrikan untuk menjaga daya saing para pelaku usaha, menjaga daya beli masyarakat, serta menjaga tingkat inflasi.

“Termasuk di dalamnya pelanggan sosial, rumah tangga miskin, industri kecil, dan pelanggan yang peruntukan listriknya bagi usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM [tarif listriknya tidak berubah],” kata Jisman dalam keterangannya.

Sesuai dengan ketentuan pada Peraturan Menteri ESDM Nomor 28 Tahun 2016 jo. Peraturan Menteri ESDM Nomor 8 Tahun 2023, lanjutnya, penyesuaian tarif tenaga listrik bagi pelanggan nonsubsidi dilakukan setiap 3 bulan mengacu pada perubahan terhadap realisasi parameter ekonomi makro, yakni kurs atau nilai tukar rupiah, Indonesian Crude Price (ICP), inflasi, serta Harga Batubara Acuan (HBA).

Artinya, tarif tenaga listrik 13 kelompok pelanggan nonsubsidi tersebut untuk periode April—Juni 2024 atau kuartal II/2024 mengacu pada parameter ekonomi makro pada November 2023, Desember 2023, dan Januari 2024, yaitu kurs sebesar Rp15.580,53/US$, ICP sebesar US$77,42 per barel, inflasi sebesar 0,28%, dan HBA sebesar US$70/ton sesuai dengan kebijakan wajib pasok dalam negeri (DMO) Batubara.

Adapun, jumlah pelanggan listrik PLN yang termasuk dalam 13 golongan pelanggan nonsubsidi—yang merupakan pelanggan rumah tangga dengan daya 3.500 VA ke atas hingga pelanggan bisnis dan industri—mencapai 44,73 juta orang atau 53,8 persen dari keseluruhan pelanggan perseroan.

Sementara itu, jumlah pelanggan subsidi PLN berada di kisaran 32,72 juta dengan daya setrum 450 Volt Ampere (VA) sampai dengan 900 VA. Berdasarkan data PLN, seluruh masyarakat yang disubsidi ini juga menggunakan gas elpiji 3 kilogram di tempat tinggal mereka.

“PT PLN siap mendukung upaya pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat dengan menghadirkan tarif listrik yang tetap terjangkau untuk periode triwulan II/2024,” kata Jisman dalam keterangannya, Minggu (31/3/2024).


Sebagai gambaran, sejak 2017 hingga awal 2022, PLN belum pernah melakukan penyesuaian tarif listrik untuk seluruh golongan tarif pelanggan. Selama itu pula, pemerintah telah menggelontorkan subsidi listrik sebesar Rp243,3 triliun dan kompensasi sebesar Rp94,17 triliun.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan bahwa sesuai dengan keputusan pemerintah, PLN pun siap mendukung upaya pemerintah dalam menghadirkan listrik yang tetap andal dan terjangkau demi menjaga daya beli masyarakat.

“PLN siap mendukung upaya pemerintah dalam menghadirkan energi listrik yang andal serta terjangkau untuk seluruh pelanggan. Berbagai upaya efisiensi dan digitalisasi yang telah dilakukan PLN menjadi kunci dalam mewujudkan komitmen ini,” ujar Darmawan.

Kendati demikian, PLN sepanjang 2021 telah berkali-kali telah mengajukan usulan penyesuaian tarif tenaga listrik setiap triwulan kepada Menteri ESDM Arifin Tasrif. Namun, Arifin menolak setiap pengajuan yang dimohon perusahaan setrum pelat merah itu.

Dalam surat jawabannya, Arifin meminta PLN terus berupaya melakukan langkah-langkah efisiensi operasional dan memacu penjualan tenaga listrik secara lebih agresif. Hanya saja, surat tersebut tidak menyebutkan secara terperinci area operasional yang harus dilakukan efisiensi oleh PLN.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Ibeth Nurbaiti

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.