Urgensi Pajak Karbon demi Pacu Transaksi Bursa Karbon

Implementasi pajak karbon tidak saja dapat berimbas pada peningkatan deman terhadap transaksi kredit karbon di Bursa Karbon Indonesia, tetapi juga berpotensi menambah pendapatan negara dan memacu pertumbuhan ekonomi.

Wibi Pangestu Pratama

21 Nov 2023 - 16.52
A-
A+
Urgensi Pajak Karbon demi Pacu Transaksi Bursa Karbon

Presiden Joko Widodo (kedua kanan) berbincang dengan Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar (kedua kiri) usai peluncuran Bursa Karbon Indonesia, Selasa. Setpres.

Bisnis, BALIKPAPAN— Belum berlakunya kebijakan pajak karbon di Indonesia menjadikan potensi bursa karbon yang diperkirakan mencapai Rp3.000 triliun sulit untuk terealisasi, sebab urgensi pembelian unit karbon di kalangan korporasi menjadi relatif rendah. Hal ini menjadikan tingkat permintaan tetap minim.

Bursa Karbon Indonesia telah diresmikan pemerintah pada akhir kuartal III tahun ini, tetapi aktivitas transaksinya masih sangat minim. Sebagai contoh, kemarin, Senin (20/11/2023), tidak terdapat satu pun transaksi di Bursa Karbon Indonesia (IDXCarbon), sedangkan harga unit tidak berubah di level Rp69.600.

Setelah 2 bulan beroperasi, transaksi yang terjadi masih sangat kecil. Hingga 15 November 2023, BEI mencatat bahwa total nilai transaksi baru mencapai Rp29,63 miliar dengan volume karbon yang diperdagangkan adalah 468.124 unit.

Harga karbon tertinggi yang diperdagangkan pernah mencapai Rp77.000, sedangkan harga terakhir telah kembali ke Rp69.900. Nilai dan harga transaksi itu terbentuk melalui 2 penjual (seller) dan 21 pembeli (buyer), dengan 33 pengguna jasa (user).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Emanuel Berkah Caesario
company-logo

Lanjutkan Membaca

Urgensi Pajak Karbon demi Pacu Transaksi Bursa Karbon

Dengan paket langganan dibawah ini :

Tidak memerlukan komitmen. Batalkan kapan saja.

Penawaran terbatas. Ini adalah penawaran untuk Langganan Akses Digital Dasar. Metode pembayaran Anda secara otomatis akan ditagih di muka setiap empat minggu. Anda akan dikenai tarif penawaran perkenalan setiap empat minggu untuk periode perkenalan selama satu tahun, dan setelah itu akan dikenakan tarif standar setiap empat minggu hingga Anda membatalkan. Semua langganan diperpanjang secara otomatis. Anda bisa membatalkannya kapan saja. Pembatalan mulai berlaku pada awal siklus penagihan Anda berikutnya. Langganan Akses Digital Dasar tidak termasuk edisi. Pembatasan dan pajak lain mungkin berlaku. Penawaran dan harga dapat berubah tanpa pemberitahuan.

Copyright © Bisnis Indonesia Butuh Bantuan ?FAQ
Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.