Usaha Baru “Leasing” Intan Baru (IBFN) setelah Izin Dicabut OJK

Setelah rencana perubahan kegiatan usaha menjadi efektif, perseroan akan bekerja sama dengan PT Pratama Wana Motors dalam memenuhi kebutuhan alat pengangkutan komersial para calon pelanggan.

Jaffry Prabu Prakoso

3 Feb 2023 - 19.07
A-
A+
Usaha Baru “Leasing” Intan Baru (IBFN) setelah Izin Dicabut OJK

Direktur PT Intan Baruprana Finance Tbk (IBFN) Alexander Reyza (kedua dari kanan). IBFN mengubah lini bisnis dari perusahaan pembiayaan menjadi perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan alat pengangkutan komersial. /JIBI-Dedi Gunawan

Bisnis, JAKARTA – PT Intan Baru Prana Tbk (IBFN) resmi mengantongi restu pemegang saham untuk mengubah lini bisnis dari perusahaan pembiayaan menjadi perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan alat pengangkutan komersial. Ini disepakati melalui rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) di Jakarta, pada Kamis (2/2/2023).

Direktur Intan Baru Prana Alexander Reyza mengatakan bahwa perubahan kegiatan usaha yang semula sebagai perusahaan pembiayaan menjadi perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan alat pengangkutan komersial sehubungan dengan sanksi berupa pencabutan izin usaha perusahaan pembiayaan yang diterima Perseroan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Hal itu sebagaimana dinyatakan dalam Salinan Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor: KEP-8/D.05/2022 tentang Pencabutan Izin Usaha Perusahaan Pembiayaan tanggal 31 Januari 2022.


Karyawan mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di salah satu kantor perusahaan sekuritas di Jakarta, Kamis (12/1/2023). Bisnis/Suselo Jati


“Dalam rangka menjalankan strategi bisnis dan menunjang kelangsungan usaha atas kegiatan operasional perseroan di masa yang akan datang, perubahan kegiatan usaha ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja keuangan perseroan di masa yang akan datang," ungkapnya melalui siaran pers, Kamis (2/2/2023).

Dia berharap bahwa prospek usaha dalam industri perdagangan alat pengangkutan komersial tersebut dapat terus tumbuh seiring dengan kebutuhan akan industri retail otomotif dalam skala nasional.

Reyza menjelaskan bahwa setelah rencana perubahan kegiatan usaha menjadi efektif, perseroan akan bekerja sama dengan PT Pratama Wana Motors dalam memenuhi kebutuhan alat pengangkutan komersial para calon pelanggan.

Baca juga: Strategi BRI Finance demi Kejar Target 2023

Hal tersebut dapat meningkatkan kinerja keuangan Perseroan di masa yang akan datang yang pada akhirnya dapat memberikan kontribusi positif terhadap laporan keuangan dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham IBFN.

Adapun, rencana perubahan lini bisnis ini berdasarkan hasil analisis atas seluruh data dan informasi yang telah kantor jasa penilai publik (KJPP) Kusnanto dan Rekan terima.

Selain itu juga dengan mempertimbangkan semua faktor yang relevan yang mempengaruhi dalam analisis kelayakan. Semuanya mencakup aspek kelayakan pasar, aspek kelayakan teknis, aspek kelayakan pola bisnis, aspek kelayakan model manajemen, dan aspek keuangan.

Baca juga: Aksi Cashlez Cari Dana Segar Kala Pendanaan Fintech Ketat

Menurut Reyza, memulai kegiatan usaha baru sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang perdagangan alat pengangkutan komersial, IBFN juga akan menjalankan sejumlah management plan yakni menyusun rencana bisnis tahunan, melakukan reorganisasi yang disesuaikan dengan kebutuhan bidang usaha yang baru, dan menjaga collection terhadap existing debitur untuk mempertahankan arus kas perseroan. (Rinaldi Mohammad Azka)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.