Free with Login

Wajib Sertifikasi Halal 2024, BPJPH Ingatkan soal Sanksi

BPJPH Kementerian Agama sebelumnya telah membuka pendaftaran Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI)2023 untuk 1 juta kuota bagi pelaku UMK se-Indonesia.

Ibeth Nurbaiti

5 Apr 2024 - 15.52
A-
A+
Wajib Sertifikasi Halal 2024, BPJPH Ingatkan soal Sanksi

Muhamad Aqil Irham (kiri) menyerahkan selaku ketua umum BPJPH menyerahkan sertifikat Halal Dunkin Indonesia kepada Tan Po Lian selaku Komisaris Utama PT Dunkindo Lestari didampingi Dicky Mulyana selaku General Manager PT Dunkindo Lestari. Istimewa

Bisnis, JAKARTA — Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) kembali mengingatkan soal sanksi bagi para pedagang kaki lima hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang tidak memiliki sertifikasi halal hingga Oktober 2024.

Sesuai dengan aturan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal, pada 17 Oktober 2024 mendatang akan diterapkan kewajiban sertifikasi halal untuk tiga jenis produk, salah satunya makanan dan minuman.

Sejalan dengan itu, BPJPH Kementerian Agama sebelumnya juga telah membuka pendaftaran Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI)2023 untuk 1 juta kuota bagi pelaku UMK se-Indonesia.

Muhammad Aqil Irham, Kepala BPJPH, mengatakan bahwa jika masih banyak pelaku usaha yang belum bersertifikat halal sampai batas waktu yang ditetapkan tersebut, maka BPJPH akan memberikan teguran hingga peringatan kepada pelaku usaha supaya segera diurus sertifikat halalnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Asteria Desi Kartikasari
Anda belum memiliki akses untuk melihat konten

Untuk melanjutkannya, silahkan login terlebih dahulu

BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.