WIKA Kebut Bangun Jalan Tol Serang – Panimbang Selesai 2025

Jalan Tol Serang – Panimbang ditargetkan akan beroperasi penuh pada 2025 mendatang.

Alifian Asmaaysi

28 Nov 2023 - 15.44
A-
A+
WIKA Kebut Bangun Jalan Tol Serang – Panimbang Selesai 2025

Tol Serang-Panimbang ruas 1 Serang-Rangkasbitung./Kementerian PUPR

Bisnis, JAKARTA – Jalan Tol Serang – Panimbang ditargetkan akan beroperasi penuh pada 2025 mendatang. 

Direktur Utama PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) Agung Budi Waskito menuturkan jalan tol sepanjang 83,67 kilometer itu terbagi dalam tiga seksi dimana seksi 1 Serang – Rangkasbitung yang sudah beroperasi hampir sekitar dua tahun. 

“Kemudian yang Seksi 2 dan 3 yang saat ini sedang konstruksi, rencananya tahun 2025 baru selesai dan mulai beroperasi,” ujarnya dikutip Selasa (28/11/2023). 
Untuk diketahui, Tol Serang Panimbang membentang sepanjang 83,67 km dengan total biaya konstruksi mencapai lebih dari Rp15 triliun. Jalan tol tersebut terbagi menjadi tiga seksi.

Seksi 1 Serang – Rangkasbitung sepanjang 26,5 km, seksi 2 Rangkasbitung Cileles sepanjang 24,17 km, dan Seksi 3 Cileles Panimbang sepanjang 33 km. 

Adapun porsi pembangunan seksi 1 dan 2 menjadi porsi Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Wijaya Karya Serang Panimbang dan seksi 3 Cileles – Panimbang porsi pemerintah.

Hingga awal Agustus 2023 lalu, progres konstruksi seksi 2 telah mencapai 52,45 persen, sedangkan seksi 3 mencapai 13,84 persen

Dengan terhubungnya jalan tol yang melintasi tiga kabupaten ini, tidak hanya sebagai penghubung KSPN Tanjung Lesung dan Taman Nasional Ujung Kulon, melainkan juga akan semakin meningkatkan konektivitas dan sektor produktif, seperti sektor industri, barang, dan jasa yang tersambung dengan Tol Jakarta-Merak.

Pembangunan Jalan Tol Serang – Panimbang merupakan salah satu proyek dengan skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) melalui Badan Pengatur Jalan Tol sebagai penanggung jawab pekerjaan konstruksi (PJPK). Ruas Tol Serang – Panimbang ini diprakarsai oleh pemerintah dan ditawarkan kepada pihak swasta atau biasa dikenal dengan istilah solicited project

Baca Juga: Sederet Daftar Jalan Tol Operasi Fungsional Selama Libur Nataru


Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Hedy Rahadian menuturkan proyek Jalan Tol Serang – Panimbang sempat menghadapi masalah pendanaan. Saat ini proyek Jalan Tol Serang – Panimbang masih kekurangan anggaran mencapai Rp5 triliun. 

“Serang – Panimbang itu kan kita ada kekurangan anggaran sekitar Rp5 triliun, jadi kita lagi cari pinjaman,” kata Hedy.

Seiring dengan hal tersebut, Hedy menjelaskan adanya kemungkinan capaian progres hingga realisasi target konstruksi Tol Serang – Panimbang akan mengalami perlambatan.

Hedy juga menjelaskan, pengadaan pembiayaan untuk penyelesaian proyek Jalan Tol Serang – Panimbang dipandang penting guna mendukung konektivitas Tol Serang – Panimbang  Seksi II yang telah terlebih dahulu diresmikan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Yanita Petriella

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.