“Winter Tech” Masih Berlanjut! Pinterest PHK 150 Karyawan

Pinterest akhirnya melakukan PHK terhadap 150 karyawan. Langkah pemangkasan ini sudah dilakukan Google, Amazon, bahkan Meta atau Facebook.

Jaffry Prabu Prakoso

2 Feb 2023 - 12.43
A-
A+
“Winter Tech” Masih Berlanjut! Pinterest PHK 150 Karyawan

Aplikasi pencarian online Pinterest. /JIBI

Bisnis, JAKARTA – Platform pencarian digital, Pinterest Inc. melakukan pemutusan hubungan kerja atau PHK terhadap 150 karyawan. Pinterest menjadi salah satu perusahaan teknologi yang memangkas biaya di tengah masa sulit, seperti Google, Amazon, hingga Meta (Facebook)

Manajemen Pinterest Inc. mengumumkan kepada karyawan yang terkena dampak PHK pada Rabu (1/2/2023) waktu setempat. Langkah tersebut memengaruhi kurang dari 5 persen dari total pekerja Pinterest. 

"PHK datang dari tim di seluruh perusahaan yang berbasis di San Francisco, meskipun tidak semua terpengaruh pada tingkat yang sama," dilansir dari Bisnis.com yang mengutip Bloomberg berdasarkan sumber yang tak ingin disebut namanya, Kamis (2/2/2023).

Baca juga: Ada 2,8 Juta Pengangguran di Indonesia Alami Hopeless of Job 

Seorang juru bicara Pinterest mengkonfirmasi adanya PHK karyawan. Pinterest memiliki sekitar 4.000 karyawan pada akhir kuartal III/2022.

Menurutnya, Pinterest sedang membuat perubahan organisasi agar bisa untuk memenuhi prioritas perusahaan dan strategi jangka panjang.

“Karyawan adalah inti dari bagaimana kami dapat melayani user Pinterest di seluruh dunia. Semua karyawan yang terkena dampak berkontribusi pada Pinterest dan saat mereka bertransisi. Kami berkomitmen untuk mendukung mereka dengan paket pemisahan, manfaat, dan layanan lainnya," ujar juru bicara Pinterest.

Pinterest akhirnya bergabung dengan berbagai perusahaan teknologi yang telah terlebih dahulu melakukan PHK karyawan dalam beberapa bulan terakhir.

Tech Winter Masih Berlanjut

Sebanyak 175 perusahaan teknologi disebut belum bisa melepaskan diri dari musim dingin industri teknologi (tech winter) yang berakibat pada pemutusan hubungan kerja (PHK) massal dan terjadi di dunia.

Baca juga: Ratusan Karyawan Tencent Dipecat karena Korupsi dan Suap di 2022

Berdasarkan data Trueup.io, Jumat (20/1/2023), tercatat sebanyak 175 perusahaan teknologi melakukan PHK terhadap 57.914 karyawan pada awal 2023.

Adapun pada 2022, jumlah perusahaan teknologi yang melakukan PHK sebanyak 1.525 entitas dengan 237.874 orang terkena dampaknya.

Pada Januari 2023 saja, sudah ada sejumlah nama besar yang melakukan PHK massal terhadap ribuan karyawan, misalnya Microsoft dan Amazon.

Berikut lima perusahaan teknologi yang sudah melakukan PHK massal terhadap ribuan karyawan pada awal 2023.

 

Microsoft. /Dreamstime 

1. Microsoft

Microsoft, salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia telah mengumumkan PHK terhadap 10.000 karyawannya. Dilansir dari TheVerge, Kamis (19/1/2022) raksasa perangkat lunak itu menurunkan US$1,2 miliar atau Rp18 triliun dalam pendapatan di kuartal II/2023. 

Pendapatan tersebut berkaitan dengan biaya pesangon, sewa gedung, dan perubahan pada portofolio perangkat keras.

Dalam memo internal, CEO Microsoft Satya Nadella mengatakan bahwa pihaknya akan terus berinvestasi di area strategis untuk masa depan Microsoft. Dalam memo tersebut, PHK ini merupakan pilihan tersulit selama 47 tahun Microsoft berdiri.

 

2. Amazon

Amazon, e-commerce asal Amerika Serikat, dikabarkan akan melakukan PHK terhadap 18.000 karyawannya.

Mengutip bisnis.com yang melansir Bloomberg, Kamis (5/1/2022), Chief Executive Officer Amazon Andy Jassy mengumumkan langkah tersebut dalam sebuah memo kepada karyawan pada Rabu (4/1/2022).

Jassy mengatakan bahwa pemangkasan ini merupakan bagian perencanaan dari 2022. Pemangkasan pun akan menyasar pada sebagian besar divisi ritel Amazon dan SDM seperti perekrutan.

 

3. Crypto.com

Crypto.com mengumumkan akan ada pemangkasan 20 persen terhadap karyawannya. Dilansir dari TechCrunch, Jumat (13/1/2023), perusahaan asal Singapura tersebut mengumumkan PHK ini pada 13 Januari 2023. Jika saat ini Cyrpto.com mempunyai 2.450 karyawan, artinya 490 karyawan akan diberhentikan.

 

4. Coinbase

Seiring dengan anjloknya pasar aset kripto (cryptocurrency), Coinbase Global Inc. menghilangkan 60 posisi saat pasar cryptocurrency merosot. Crypto Exchange diumumkan pada bulan Juni akan memberhentikan 18 persen dari tenaga kerjanya, atau sekitar 1.200 karyawan.

 

5. Salesforce

Salesforce akan memangkas 10 persen karyawannya dan juga mengurangi beberapa ruang kantor sebagai bagian dari rencana restrukturisasi. Dilansir dari Morningstar, Salesforce saat ini memiliki karyawan lebih dari 79.000 orang. (Feni Freycinetia Fitriani dan Khadijah Shahnaz Fitra)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.