Zoom PHK 1.300 Karyawan, CEO Pasang Badan

Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) terus menggulung perusahaan teknologi, tak terkecuali penyedia layanan konferensi video Zoom Video Communications Inc. kepada 1.3000 karyawannya.

Nindya Aldila

8 Feb 2023 - 20.46
A-
A+
Zoom PHK 1.300 Karyawan, CEO Pasang Badan

CEO Zoom, Eric Yuan

Bisnis, JAKARTA - Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) terus menggulung perusahaan teknologi, tak terkecuali penyedia layanan konferensi video Zoom Video Communications Inc. kepada 1.3000 karyawannya. 

CEO Zoom Eric Yuan mengatakan perusahaan akan memangkas sekitar 15 persen karyawan sebagai bagian dari restrukturisasi di tengah perlambatan pertumbuhan, seperti dilaporkan Bisnis.com yang melansir Bloomberg pada Rabu (8/2/2023). 

Sebagai gantinya, dia telah berjanji untuk menyerahkan sekitar 98 persen pendapatannya pada 2022 senilai US$301.731 beserta bonus perusahaan tahun fiskal ini. Total kompensasi yang diterimanya untuk tahun fiskal 2022 mencapai US$1,1 juta, menurut keterbukaan informasi pada Mei 2022. Selain itu, gaji para eksekutif lainnya akan dipotong sebesar 20 persen.

"Jalur kinerja kami berubah selamanya selama pandemi. Kami tidak meluangkan waktu sebanyak yang seharusnya untuk menganalisis tim kami secara menyeluruh atau menilai apakah kami tumbuh secara berkelanjutan," ungkap Yuan.

Pemangkasan jumlah karyawan kali ini lebih besar dari yang dilakukan perusahaan teknologi lainnya seperti Microsoft Corp. dan Workday Inc. 

Saham Zoom ditutup menguat 9,9 persen ke level US$84,66 di bursa AS pada perdagangan Selasa (7/2/2023) menyusul pengumuman PHK ini. Meskipun begitu, saham Zoom masih anjlok 85 persen dari level tertinggi sepanjang masa pada Oktober 2020 dan sekarang berada di level sebelum pandemi.

Kendati penggunaan Zoom meningkat semasa pandemi, tekanan ekonomi global telah memengaruhi tren pelanggan. Saat ini Zoom berupaya memperluas cakupannya ke segmen bisnis. 

Zoom melaporkan peningkatan pendapatan hanya satu digit selama dua kuartal terakhir. Analis memproyeksikan bahwa penjualan diperkirakan terus melambat pada kuartal saat ini.

Analis Bloomberg Intelligence John Butler mengatakan langkah PHK ini kemungkinan merupakan upaya untuk mempertahankan atau meningkatkan margin dalam menghadapi perlambatan pertumbuhan.

Dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg bulan lalu, Presiden Zoom Greg Tomb mengatakan peluang terbesar perusahaan adalah mendapatkan pelanggan yang sudah ada dengan menggunakan portofolio layanan lainnya, seperti layanan telepon Zoom.

(Aprianto Cahyo Nugroho)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Nindya Aldila

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.