Free

Bos Musim Mas Beli Rumah Bersejarah Singapura Rp1 Triliun

Keluarga Bachtiar Karim, pengusaha kelapa sawit berkewarganegaraan Indonesia, membeli rumah bersejarah di Singapura dengan nilai transaksi diperkirakan mendekati Rp1 triliun.

M. Syahran W. Lubis

3 Mar 2022 - 23.41
A-
A+
Bos Musim Mas Beli Rumah Bersejarah Singapura Rp1 Triliun

Rumah bersejarah Tan Yeok Nee./Savills Singapura

Bisnis, JAKARTA – Pengusaha asal Indonesia terus menggebrak properti Singapura. Setelah Lippo Group mengoperasikan Hotel Hilton terbesar di Asia Pasifik dan Sukanto Tanoto membeli Tanglin Shopping Center, kini Bachtiar Karim membeli rumah bersejarah dengan harga hampir Rp1 triliun.

Pebisnis kelapa sawit asal Indonesia Bachtiar Karim membeli rumah bersejarah Tan Yeok Nee dengan harga diperkirakan mendekati Rp1 triliun. Rumah itu pernah menjadi milik Tan Yeok Nee, pengusaha kelahiran Chaozhou, Guangdong, China, yang mendirikannya pada 1885.

Pada 2000 hingga 2015 bangunan yang berlokasi di 101 Penang Road Singapura itu digunakan sebagai kampus University of Chicago Booth School of Business untuk Awilayah Asia sebelum mereka pindah ke Hong Kong.

Savills Singapura, selaku agen pemasaran properti itu, dalam keterangan tertulisnya pada Kamis (03/03/2022) tidak menyebutkan secara terperinci nilai transaksi Namun, menurut sumber pasar yang ditulis laman EdgeProp, harga properti komersial itu ada di kisaran Sin$85 juta (Rp899,55 miliar) hingga Sin$88 juta (Rp931,31 miliar).

Bachtiar Karim adalah pengusaha warga negara Indonesia. Lelaki berusia 64 tahun itu sekarang menjadi pemilik Musim Mas Holdings, yang didirikan ayahnya, Anwar Karim. Musim Mas Group, yang didirikan di Medan, Sumatra Utara, pada 1932, sekarang berkantor pusat di Singapura.

Kegiatan di pabrik pengolahan kelapa sawit Musim Mas Group./MusimMas.com

Rumah bersejarah Tan Yeok Nee disiapkan untuk dijual pada Mei 2018 dengan harga indikatif Sin$93 juta dengan area strata 58.480 feet2. Namun, ketika itu properti tersebut tidak mendapatkan pembeli. Properti itu dipasarkan lagi pada Oktober 2021 dengan harga panduan indikatif Sin$92 juta.

Menurut siaran pers Savills Singapura, proses penjualan properti komersial berstatus hak milik tersebut diharapkan selesai pada Mei tahun ini.

Menurut Yap Hui Yee, Direktur Senior Investment Sales & Pasar Modal di Savills Singapura, respons pasar untuk House of Tan Yeok Nee luar biasa dengan pihaknya menerima pertanyaan dari banyak pembeli baru dari China, Indonesia, Hong Kong, India, dan Korea Selatan.

Dia menambahkan bahwa ada permintaan yang kuat untuk aset komersial warisan di Singapura. House of Tan Yeok Nee dimiliki bersama oleh Perennial Holdings dan Charles Quay International. Menurut siaran pers Savills, pembeli adalah entitas yang terkait dengan keluarga Bachtiar Karim.

“Divestasi House of Tan Yeok Nee, bersama dengan mitra kami, adalah bagian dari strategi daur ulang modal aktif kami. Kami senang bahwa aset warisan ikonik akan menulis bab kepemilikan berikutnya dengan keluarga bereputasi yang sesuai dengan statusnya,” kata Yeoh Szu Wooi, Manajer Umum senior Manajemen Investasi & Aset (Singapura) Perennial Holdings.

House of Tan Yeok Nee merupakan salah satu dari 73 bangunan di Singapura yang ditetapkan sebagai Monumen Nasional. Dari kelompok bangunan eksklusif ini, hanya sembilan yang dikategorikan komersial dan lima dari bangunan komersial ini berada di tangan swasta.

Properti bersejarah ini juga dianugerahi Penghargaan Warisan Arsitektur pada 2001 oleh Dewan Pengembangan Kembali Perkotaan, dan memenangkan pengakuan khusus di FIABCI (Federasi Real Estat Internasional) Prix d'Excellence Awards pada tahun 2002 sebagai pengakuan atas restorasi sensitifnya pada 2000.

“Rumah Tan Yeok Nee adalah aset penting dengan daya tarik abadi dan nilai abadi. Keluarga kami berharap untuk menghargai sejarah panjang dan berharganya dan saat ini menjajaki berbagai strategi investasi bagi generasi modern untuk menikmati keajaiban konservasi ini,” kata Chayadi Karim, juru bicara pembeli.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: M. Syahran W. Lubis

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.